Kamis, 04 Desember 2014

Pendakian Gunung Api Purba

Gunung Api Purba yang memiliki ketinggian 200-700 mdpl cocok sekali untuk dicoba pendaki pemula seperti saya, sebab jalur pendakiannya terbilang pendek dan tracking pendakiannya pun cukup mudah. Selain itu, Gunung Api Purba cocok untuk berwisata, sebab gunung ini memiliki pemandangan yang indah dengan jalur pendakian berbatu. Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita tahu dimana letak dari gunung ini. Check this out.

LETAK GUNUNG PURBA
Gunung Nglanggeran terletak di kawasan Baturagung di bagian utara Kabupaten Gunungkidul, tepatnya di desa Nglanggeran Kecamatan Patuk dengan jarak tempuh 22 km dari kota Wonosari. Kawasan ini merupakan kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua dan bentang alamnya memiliki keindahan dan secara geologi sangat unik dan bernilai ilmiah tinggi. Dari hasil penelitian dan referensi yang ada, dinyatakan gunung Nglanggeran adalah gunung berapi purba. (Dikutip dari http://gunungapipurba.com/kondisi-geografis-nglanggeran/)
 
Gunung Api Purba


JALUR PENDAKIAN
Pendakian Gunung  Api purba hanya memiliki satu pos yaitu Pos 1 yang berada pada ketinggian 300mdpl. Adapun jarak tempuh sampai ke puncak sekitar 1-1,5 jam. Jalurnya pun mudah dilewati sebab sudah dibangun tangga-tangga kayu. Satu hal yang menarik saat saya mendaki di gunung ini adalah setiap beberapa meter di jalur pendakian terdapat cukup banyak papan-papan kayu petunjuk arah yang juga berisi motivasi dan sentilan nasehat untuk menyayangi lingkungan di sekitar gunung.
Pendaki yang hendak turun dari Gunung Api Purba  melewati papan petunjuk yang ada di jalur pendakian

Pendaki berfoto di samping papan petunjuk yang ada di jalur pendakian Gunung Api Purba.
Di sepanjang jalur pendakian pun terdapat cukup banyak tempat-tempat untuk beristirahat bagi pendaki yang lelah.  Jalur pendakian di Gunung Gunung Purba unik sehingga pendaki tidak bakal tahan untuk tidak berfoto di setiap jalur. Salah satu hal unik adalah batu besar yang bercelah dan lorong sumpitan.
Batu Besar Bercelah
Batu besar bercelah merupakan beberapa tumpukan batu-batu besar dimana batu yang berukuran paling besar berada di paling atas dari batu-batu yang lain. Batu ini memiliki celah yang cukup besar sehingga pendaki pun bisa berfoto di celah batu besar tersebut.
Beberapa pendaki berfoto di celah-celah tumpukan batu besar

Lorong Sumpitan
Lorong sumpitan merupakan lorong sempit yang diapit oleh bebatuan besar. Lorong ini hanya bisa dilewati oleh satu orang. Jadi apabila dari atas ada pendaki yang akan turun dan kita ingin naik maka kita harus menunggu agar pendaki dari atas turun terlebih dahulu.
 
Seorang pendaki melewati Lorong Sumpitan
Bagi pendaki yang ingin melewati jalan yang mudah dan aman maka disarankan untuk melewati Lorong Sumpitan. Namun, bagi pendaki yang ingin tantangan bisa lewat jalur berbatuan yang berada di atas Lorong Sumpitan. Tapi harus ekstra hati-hati kalau mau lewat jalur berbatuan ini, karena jalur ini cukup berbahaya dan kalau tidak hati-hati bisa jatuh. Bagi yang tidak memiliki nyali kuat disarankan untuk tidak melewati jalur ini. Pengalaman saya kemarin, saya lewat jalur berbatuan ini dan alhamdulillah gak kenapa-kenapa...hehe
Seorang pendaki melewati jalur berbatuan yang berada di atas Lorong Sumpitan
Dari jalur berbatuan yang ada di atas Lorong Sumpitan ini, apabila kita menengok ke bawah, kita bisa melihat pendaki yang sedang melewati Lorong Sumpitan.
Seorang pendaki melewati Lorong Sumpitan (Foto ini diambil dari jalur berbatuan di atas Lorong Sumpitan)
Pos I
Setelah melewati lorong sumpitan tak lama kemudian kita akan sampai di PosI. Dari Pos I, kita sudah bisa melihat indahnya Jogjakarta.
Pemandangan di Pos I Gunung Api Purba
Puncak
Dari atas puncak, kita bisa melihat Embung yang letaknya tidak jauh dari Gunung Api Purba.

Sekian sedikit cerita saya tentang pendakian di Gunung Api Purba, semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat bagi teman-teman yang tertarik untuk mendaki di Gunung Api Purba. Jangan lupa untuk tetap menjaga kekayaan alam yang ada di Indonesia. Mari kita mulai dari diri sendiri. Mari biasakan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Keep it clean guys.